Guide To Excellence, Baldrige Style

1. LEADERSHIP
1.1 Senior Leadership

  • Bangun tim kepemimpinan yang kuat yang tidak tergantung kepada seseorang / individu.
  • Komunikasikan secara jelas visi, misi, dan tata nilai dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
  • Laksanakan sistem tata kelola yang lengkap untuk memastikan bahwa hukum, aturan, dan tata nilai organisasi dipatuhi secara konsisten.
  • Ciptakan kultur yang kuat dan pastikan bahwa tata nilai tersebut tetap sesuai seiring pertumbuhan dan perubahan organisasional.
  • Tetap terus menerus mencari peluang-peluang untuk memperbaiki organisasi.

1.2 Governance and Social Responsibilities

  • Susun stretch goals untuk memperbaiki kinerja bidang-bidang yang berkaitan dengan kesehatan publik dan perlindungan lingkungan.
  • Lampaui level kinerja yang diwajibkan dalam hal etika, keselamatan publik, lingkungan hidup, dan bidang-bidang lain yang ditentukan dalam regulasi.
  • Alokasikan sumber daya secara signifikan untuk aktivitas yang berkaitan dengan posisi perusahaan sebagai warga negara dan yang mendukung pendidikan, komunitas, sosial, dan organisasi-organisasi profesional.
  • Sisihkan waktu bagi para Tenaga Kerja untuk mendukung organisasi profesional dan komunitas.
  • Kaitkan upaya perusahaan tadi dengan rencana pemasaran dan citra organisasional.

2. STRATEGIC PLANNING
2.1 Strategy Development

  • Lakukan analisis situasi yang menyeluruh untuk mencari SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dengan menggunakan model yang sistematis seperti Baldrige.
  • Buat rencana strategis tahunan dan jangka panjang dalam 1 sampai 2 bulan dengan draf yang minimal.
  • Fokuskan proses perencanaan pada pemikiran yang strategis bukan menciptakan kotak-kotak yang justru mengikat.
  • Kembangkan tujuan atau sasaran yang jelas dan menyeluruh berkaitan dengan visi dan laksanakan analisis situasi serta tantangan-tantangan yang akan muncul dan dihadapi organisasi.
  • Kembangkan rencana yang menunjukkan seluruh aspek kinerja – tidak terbatas aspek finansial saja.

2.2 Strategy Deployment

  • Tetapkan target yang terukur untuk setiap ukuran kinerja berbasis data yang relevan (seperti data kompetitor, sumber daya, kebutuhan pelanggan dan lain lain.).
  • Tetapkan strategi atau rencana kerja yang spesifik untuk mencapai target.
  • Komunikasikan rencana kepada semua level Tenaga Kerja dan mitra sehingga mereka memahami perannya dalam membantu organisasi mencapai visinya.
  • Segera adaptasi atau ubah target dan strategi bila ada perubahan lingkungan bisnis.
  • Prediksikan bagaimana pencapaian target akan mengubah posisi organisasi di pasar dalam 2 sampai 5 tahun mendatang.

3. CUSTOMER AND MARKET FOCUS
3.1 Customer and Market Knowledge

  • Identifikasikan secara jelas pelanggan dan segmentasikan berdasarkan pasar, geografis, atau kategori segmen lainnya.
  • Gunakan berbagai metode untuk mengidentifikasikan persyaratan dan prioritas pelanggan.
  • Evaluasi dan perbaiki metode untuk menentukan persyaratan pelanggan secara terus menerus.
  • Laksanakan riset untuk mengidentifikasikan pasar/pelanggan potensial di masa yang akan datang dan kebutuhan-kebutuhannya.
  • Identifikasikan persyaratan pelanggan potensial atau pelanggan kompetitor.

3.2 Customer Relationships and Satisfaction

  • Pilih Tenaga Kerja untuk kontak pelanggan yang terbaik dan cemerlang, beri penghasilan yang baik, latih mereka, dan beri mereka kewenangan untuk menyelesaikan masalah pelanggan tanpa harus menunggu “petunjuk” manajemen.
  • Definisikan standar layanan yang terukur dan ukur kinerjanya.
  • Sediakan jalur toll free atau kemudahan bagi pelanggan untuk memperoleh informasi.
  • Telusuri semua komplain meskipun masalah kecil dan segera selesaikan.
  • Akumulasikan informasi tentang pelanggan dalam data base terpusat sehingga intelligence ini dapat digunakan untuk melakukan perbaikan.
  • Kumpulkan ukuran kepuasan pelanggan.
  • Definisikan level kepuasan pelanggan dibandingkan level kompetitor kunci dan rata-rata industri.
  • Fokus pada pengukuran nilai dan loyalitas seperti halnya kepuasan pelanggan.
  • Lakukan pendekatan yang sistematis untuk membangun loyalitas dari pelanggan yang paling penting.

4. MEASUREMENT, ANALYSIS, AND KNOWLEDGE MANAGEMENT
4.1 Measurement, Analysis, and Improvement of Organizational Performance

  • Kembangkan ukuran-ukuran yang link dengan visi atau strategi dan misi secara keseluruhan.
  • Upayakan jumlah metriks yang harus ditinjau oleh manajer atau eksekutif, tidak lebih dari 20.
  • Masukkan suatu keseimbangan antara ukuran yang fokus kepada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang yang berkaitan dengan kebutuhan pemilik saham/pemilik, pelanggan, dan Tenaga Kerja.
  • Kumpulkan berbagai jenis data tentang kompetitor kunci dan organisasi pembanding lainnya.
  • Lakukan riset untuk mengidentifikasikan link atau korelasi antara leading dan lagging metrics pada dashboard perusahaan.
  • Fokuskan pada ukuran yang lead bagi sukses masa yang akan datang berupa metriks yang menggambarkan kinerja masa lalu dan saat ini.

4.2 Management of Information, Information Technology, and Knowledge Management

  • Komunikasikan data kinerja yang mutakhir dengan menggunakan grafik dan format yang konsisten ke seluruh organisasi.
  • Gunakan custom-designed terbaik atau paket scorecard software tentang pasar untuk mengkomunikasikan data kinerja.
  • Gunakan situs intranet organisasi atau metode lain yang memadai untuk mengkomunikasikan data kinerja real-time kepada seluruh personil yang perlu.
  • Standardisasikan metode pengumpulan data dan pelaporannya untuk memastikan konsistensi dan integritas data.
  • Evaluasi dan perbaiki software dan hardware yang digunakan untuk pengumpulan data, pelaporan dan analisis secara reguler.
  • Gunakan sistem untuk mendokumentasikan pengetahuan dan best practices yang mudah diakses oleh semua orang yang memerlukannya.

5. WORKFORCE FOCUS
5.1 Workforce Engagement

  • Laksanakan program pengakuan dan kompensasi yang efektif dan inovatif untuk mendorong loyalitas dan kinerja tinggi dari Tenaga Kerja.
  • Teliti secara lengkap calon dan Tenaga Kerja baru untuk mengembangkan
  • pengetahuan / ketrampilan yang sesuai dan tata nilai yang konsisten dengan kulturnya.
  • Rancang dan implementasikan sistem manajemen kinerja dan umpan baliknya yang obyektif dan efisien.
  • Sesuaikan sistem dan praktik Tenaga Kerja organisasi dengan kultur dan misi organisasi daripada hanya sekedar mengimplementasikan mode manajemen yang baru muncul.
  • Investasikan dana pelatihan sampai dengan 5% dari payroll costs per tahun.
  • Laksanakan analisis kebutuhan yang sistematis untuk menetapkan kebutuhan pelatihan bagi seluruh Tenaga Kerja.
  • Kembangkan kurikulum untuk seluruh fungsi/posisi kunci.
  • Sesuaikan media pelatihan dan metode penyelenggaraan dengan karakteristik isi dan peserta latih.
  • Laksanakan pelatihan secara “just-in time” dan rencanakan aktivitas tindak lanjut untuk memastikan bahwa ketrampilan yang telah dipelajari dalam pelatihan digunakan dalam pekerjaan.
  • Lakukan evaluasi pelatihan berbasis pada reaksi peserta latih, pembelajaran, perubahan perilaku, dan perbaikan hasil pekerjaan serta perbaiki hal-hal tersebut secara berkesinambungan.
  • Kembangkan dan implementasikan pendekatan untuk mendorong Tenaga Kerja menggunakan potensinya secara penuh.

5.2 Workforce Environment

  • Fokuslah kepada bagaimana membahagiakan Tenaga Kerja bukan sekedar memuaskan.
  • Tetapkan tujuan untuk keselamatan dan kepuasan Tenaga Kerja berbasis perusahaan kelas dunia.
  • Implementasikan pendekatan yang berbasis pencegahan untuk keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja.
  • Berikan bayaran, manfaat, dan layanan khusus yang lebih baik dibandingkan yang lain dalam industri dan di lingkungan setempat.
  • Sering-seringlah mengumpulkan data berbagai ukuran kepuasan Tenaga Kerja.
  • Komunikasikan bahwa kehidupan pribadi/keluarga lebih penting daripada kepentingan pekerjaan.
  • Tetapkan sistem untuk membangun dan memelihara Tenaga Kerja yang beragam dan loyal.

6. PROCESS MANAGEMENT
6.1 Work System Design

  • Definisikan dan dokumentasikan sistem kerja dan proses-proses kerja kunci dalam mendesain dan menghasilkan produk dan/atau layanan organisasi serta proses-proses pendukungnya.
  • Identifikasikan persyaratan kunci untuk setiap proses melalui riset dan analisis persyaratan pelanggan.
  • Kembangkan dan telusuri ukuran-ukuran dan standar yang bertalian dengan ukuran outcome yang penting.
  • Implementasikan strategi pengendalian untuk memastikan bahwa standar dipenuhi secara konsisten atau bahkan dilampaui.
  • Pertimbangkan berbagai sumber ide untuk memperbaiki system kerja dan proses kerja.
  • Kaitkan aktivitas perbaikan proses dengan rencana strategis.

6.2 Work Process Management and Improvement

  • Identifikasikan dan dokumentasikan system kerja dan proses-proses kerja kunci termasuk proses pendukung.
  • Definisikan persyaratan pelanggan eksternal dan internal untuk setiap proses kerja kunci serta proses pendukung.
  • Tetapkan ukuran proses dan standar layanan serta pantau kinerjanya dibandingan standar-standar tadi.
  • Lakukan evaluasi dan perbaiki proses kerja kunci dan pendukung serta terapkan benchmarks yang diperoleh dari organisasi lain yang cocok.
  • Eliminasi proses-proses yang tidak memberi tambahan nilai.

7. RESULTS
7.1 Product and Service Outcomes

  • Ukuran kunci kinerja produk/layanan menunjukkan perbaikan tren lebih dari 5 tahun atau kinerja dengan level tinggi secara konsisten.
  • Data komparatif menujukkan bahwa kinerja produk/layanan lebih baik dibandingkan kompetitor, dan jauh lebih baik dibandingkan rata-rata industri.
  • Hasil di bidang-bidang ini sesuai dengan persyaratan dan standar pelanggan yang penting.
  • Tidak ada grafik kinerja produk/layanan yang menunjukkan penurunan baik level maupun tren sehingga berada di bawah rata-rata industri.
  • Apabila terjadi penurunan dalam kinerja, telah dianalisis dan dikoreksi.
  • Kaitan yang jelas dapat terlihat antara ukuran, proses dan standar yang diidentifikasikan dalam 6.1 dengan ukuran outcomes atau outputs yang ditampilkan di sini.

7.2 Customer-Focused Outcomes

  • Data kepuasan pelanggan disegmentasikan menurut jenis pelanggan atau pasar dan semua grafik menunjukkan tren perbaikan yang excellent.
  • Tidak ada grafik customer-focused result yang datar atau menurun, dan setiap perubahan kinerja dijelaskan dengan gamblang.
  • Tren hard measure untuk kepuasan pelanggan dan ukuran mutu internal dalam tiga tahun atau lebih menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan.
  • Semua indikator ketidakpuasan pelanggan menunjukkan penurunan selama 5 tahun atau lebih seperti juga seluruh level kinerja yang excellent.
  • Level kinerja hard measure untuk kepuasan pelanggan menunjukkan the best performance di industri pada hampir semua grafik, dan level kinerja benchmark atau kelas dunia di beberapa grafik.

7.3 Financial and Market Outcomes

  • Hasil finansial dan pasar kunci dalam 5 tahun atau lebih menunjukkan tren perbaikan yang progresif.
  • Laba menunjukkan level kinerja yang sama atau di atas organisasi terbaik di industri.
  • Organisasi memiliki data sebab-akibat yang menunjukkan bahwa investasi untuk inisiatif perbaikan berdampak positif pada bottom line.
  • Ukuran finansial dan pasar menunjukkan level benchmark, atau setidaknya tren perbaikan yang terus menerus selama 5 tahun atau lebih.
  • Tidak ada grafik indikator finansial atau pasar yang menunjukkan datar atau memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
  • Penurunan kinerja telah dianalisis secara menyeluruh dan faktor-faktor penyebabnya telah dikoreksi.

7.4 Workforce Outcomes

  • Hasil keselamatan menunjukkan tren perbaikan yang impresif dan/atau level kinerja yang superior dibanding rata-rata industri dan kompetitor.
  • Ukuran kepuasan Tenaga Kerja mengindikasikan bahwa organisasi “membahagiakan” Tenaga Kerjanya.
  • Hard measures kepuasan Tenaga Kerja seperti tingkat absensi dan permohonan berhenti menunjukkan perbaikan level dan tren di atas kompetitor.
  • Tidak ada ukuran kinerja Tenaga Kerja yang menunjukkan penurunan level dan tren yang inferior dibandingkan rata-rata industri atau kompetitor utama.
  • Hasil yang ditampilkan adalah untuk semua ukuran kunci Tenaga Kerja yang diidentifikasikan dalam Kategori 5.

7.5 Process Effectiveness Outcomes

  • Hasil yang disajikan adalah untuk semua ukuran kinerja kunci yang tidak disajikan sebelumnya.
  • Produktivitas dan siklus waktu menunjukkan level dan tren perbaikan yang impresif. Bab 9 Merespons Kriteria dan Menyusun Aplikasi 127
  • Data ukuran proses penting menunjukkan perbaikan dan level tinggi.
  • Hampir semua grafik harus menunjukkan kinerja organisasi yang lebih baik dibandingkan semua atau hampir semua kompetitor kunci.
  • Tidak ada ukuran kinerja operasional penting yang hilang.
  • Ada bukti tren perbaikan yang kuat dalam kinerja pemasok dan mitra organisasi yang utama dalam beberapa tahun terakhir.
  • Level kinerja pemasok dibandingkan dengan pemasok organisasi kompetitor dan benchmark.

7.6 Leadership Outcomes

  • Hasil yang disajikan untuk semua ukuran kinerja kunci yang diidentifikasikan dalam Item 1.1, 1.2, 2.1, serta 2.2 dan/atau di item lainnya dalam aplikasi.
  • Tren perbaikan level tanggung jawab fiskal organisasi jelas terlihat.
  • Hasil ukuran perilaku etis dan kepercayaan stakeholder yang bermakna menunjukkan level dan tren yang excellent.
  • Data eksternal mengindikasikan respek tinggi terhadap etika organisasi dan tanggung jawab fiskal.
  • Tidak ada tren atau hasil yang negatif yang ditemukan dalam bidang kepatuhan terhadap hukum/regulasi.
  • Hasil-hasil menunjukkan bahwa organisasi merupakan pemimpin dalam memberi dukungan terhadap komunitas dan kelompok-kelompok dermawan.

“If you think your boss is stupid, remember: you wouldn’t have a job if he was any smarter.”
John Gotti

One Response to “Guide To Excellence, Baldrige Style”
  1. abu nadira says:

    bpk/ibu….

    mohon info yang lebih detail tentang implementasi malcolm baldrige khusunya tahapan penyiapan data aplikasi

    tks,

  2.  
Leave a Reply


Say No to KKN, Peace.