**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
Step #1
IDENTIFIKASIKAN BATAS SATUAN ORGANISASI UNTUK DINILAI
Tujuan: 
  • Memastikan ruang lingkup area assessment 
  • Data dan informasi konsisten dikumpulkan dari area tersebut
  • Champion (“Jawara”) dan anggota tim mewakili area tersebut
Proses:
  • Tentukan apakah Self Assessment and Action Planning dan Implementasi meliputi keseluruhan organisasi, subunit, divisi, dan bagian atau tidak.
  • Klarifikasikan apa yang termasuk dan apa yang tidak termasuk dalam evaluasi. (Bagan struktur organisasi merupakan alat yang bermanfaat dalam penentuan.)
Eligibilitas:
Apabila disepakati bahwa yang menjadi batas organisasional sebagai entitas yang akan menyusun Aplikasi adalah organisasi atau perusahaan sebagai suatu kesatuan lengkap (sebagai unit) tentu tak terlalu banyak masalah.  Namun apabila ada rencana untuk mengimplementasikan Kriteria Baldrige (dalam arti menyusun Aplikasi sendiri) juga diterapkan kepada unit atau subunit-subunit yang ada dalam lingkup suatu organisasi (perusahaan) perlu dipertimbangkan beberapa faktor eligibility penting sebagai berikut.  
Apakah unit/subunit tersebut:
  • Secara resmi atau legal telah berdiri paling sedikit dalam kurun waktu setahun. 
  • Sesuai dengan salah satu kategori: Bisnis: Manufacturing; Service; Small Business; Edukasi: Profit, Non-Profit; Layanan Kesehatan: Profit, Non-Profit; Non-Profit.
  • Dapat secara mandiri merespons seluruh persyaratan Kriteria. 
Faktor “sudah berdiri paling sedikit dalam kurun waktu setahun” menjadi penting karena meskipun suatu unit/subunit telah menetapkan dan men-deploy berbagai approach berupa sistem, metode dan lainnya, namun tetap saja unsur hasil (Kategori 7 Result) belum akan nampak sehingga nilainya akan sangat minim.  Satu dan lain hal, horison siklus waktu suatu hasil rencana jangka pendek pada umumnya dalam satuan waktu tahun (yearly).  Faktor “kesesuaian dengan salah satu kategori” (baik bisnis, edukasi, layanan kesehatan, atau nonprofit) sangat penting karena suatu unit/subunit fungsional seperti fungsi SDM, Keuangan, Logistik dll akan sulit merespons Kriteria Baldrige yang didesain sedemikian rupa sebagai persyaratan yang komprehensif dan holistik untuk suatu organisasi/perusahaan/unit/subunit yang mempunyai fungsi lengkap (lihat saja identifikasi judul-judul ketujuh persyaratan yang dituangkan dalam Kategori 1 sampai dengan 7).  

Kalaupun dipaksakan untuk direspons oleh unit fungsional seperti itu, selain sulit, akan ada kecenderungan penafsirannya jadi terlalu mengada-ada dan melenceng.  Faktor “kemampuan untuk secara mandiri merespons keseluruhan persyaratan Kriteria” agar dipahami sebagai sinyalemen bahwa apabila suatu unit atau subunit menyusun Aplikasi sendiri, unit/subunit tersebut dari sudut pandang Baldrige adalah unit/subunit yang otonom sehingga diartikan mempunyai kewenangan yang cukup untuk menetapkan apapun yang ditanya dalam Kriteria.  Meskipun sangat relatif, dalam arti suatu organisasi perusahaanpun belum tentu mempunyai 100% kewenangan yang lengkap, tetapi tentu sebagai entitas tersendiri yang relatif independen dapat merespons persyaratan Kriteria Baldrige sesuai kewenangan yang dimilikinya.

Ketiga faktor yang perlu dipertimbangkan tersebut di atas sangat penting karena kalaupun “dipaksakan” suatu unit atau subunit menyusun Aplikasi tetapi tidak memenuhi ketiga unsur tersebut, sudah dapat dipastikan hasilnya tidak akan optimal, efektif, dan efisien.  Meskipun dengan dalih untuk pembelajaran, namun tetap saja hal itu merupakan pembelajaran yang “terlalu mahal”.  Kalau suatu unit atau subunit organisasi yang nampaknya tidak eligible untuk menyusun Aplikasi tersendiri, sebaiknya unit/subunit tersebut ikut dalam ruang lingkup unit/subunit yang lebih tinggi dan tetap “harus” menerapkan Kriteria Baldrige namun lebih bertumpu kepada deployment dari approach yang ditetapkan oleh unit/subunit di atasnya.
 
Step # 2 dst, silakan buka Bab 7 Buku: Penuntun Menyusun Aplikasi Baldrige - terbitan Lembayung Center Indonesia.  

 

Gallery

Lembayung Center