**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
Home Baldrige Tata Nilai dan Konsep Inti Valuing Workforce Members & Partners
Valuing Workforce Members & Partners

Menghargai Tenaga Kerja dan Mitra 

Kesuksesan organisasi semakin tergantung kepada komitmen penugasan tenaga kerja yang menghasilkan manfaat dari pekerjaan yang penuh makna, arah organisasi yang jelas, dan akuntabilitas kinerja, dan adanya lingkungan kerja yang aman, saling percaya, dan kooperatif. Sebagai tambahannya, organisasi yang sukses mengkapitalisasikan keberagaman latar belakang, pengetahuan, keterampilan, kreativitas, serta motivasi seluruh tenaga kerja dan mitranya. Menghargai tenaga kerja berarti organisasi harus komit atas penugasan, kepuasan, pengembangan, dan kesejahteraannya. Hal ini menyangkut praktik kerja yang fleksibel, praktik kerja berkinerja tinggi disesuaikan dengan keberagaman tempat kerja dan kebutuhan hidup. Tantangan utama dalam hal menghargai tenaga kerja meliputi (1) pengunjukan komitmen pemimpin terhadap sukses para tenaga kerja, (2) memberikan pengakuan yang melebihi sistem kompensasi reguler, (3) memberikan pengembangan dan kemajuan di dalam organisasi, (4) berbagi pengetahuan organisasi sehingga para tenaga kerja dapat melayani pelanggan dengan lebih baik dan berkontribusi pada pencapaian sasaran strategis, (5) menciptakan lingkungan yang mendorong keberanian mengambil risiko inovasi, serta (6) menciptakan lingkungan yang mendukung bagi keberagaman tenaga kerja.
Organisasi perlu membangun kemitraan internal dan eksternal untuk pencapaian tujuan keseluruhan secara lebih baik. Kemitraan internal bisa termasuk kerjasama majikan-buruh. Kemitraan dengan tenaga kerja termasuk meliputi pengembangan tenaga kerja, pelatihan lintas fungsi, atau organisasi kerja yang baru, seperti tim kerja dengan kinerja tinggi. Kemitraan internal bisa juga melibatkan penciptaan jejaring hubungan di antara unit kerja untuk memperbaiki fleksibilitas, respons, dan berbagi pengetahuan.
Kemitraan eksternal bisa dengan pelanggan, pemasok, dan organisasi nirlaba atau organisasi edukasi. Kemitraan seperti itu bisa menjadi titik masuk ke pasar yang baru atau menjadi basis untuk menciptkan produk atau layanan baru. Kemitraan ini juga bisa menciptakan campuran kompetensi inti atau kapabilitas organisasi yang melengkapkan kekuatan dan kapabilitas mitra dalam menjawab isu bersama. Keberhasilan kemitraan internal dan eksternal menciptakan sasaran dengan horison waktu lebih panjang yang menjadi basis bagi investasi dan respek sesama mitra. Mitra harus menunjukkan persyaratan kunci untuk sukses, alat untuk komunikasi reguler, approaches untuk mengevaluasi kemajuan, dan alat untuk mengadaptasi kondisi yang berubah. Dalam beberapa kasus, edukasi dan pelatihan bersama dapat menjanjikan metode yang cost effective bagi pengembangan tenaga kerja.
 

Gallery

Lembayung Center