Archive for the “Core Values & Concepts” Category

TIGA SAKSI PERBUATAN DI PENGADILAN AKHIRAT

Bandung (HIS-DKM-13/11/09). Hiruk pikuk dalam berbagai kasus di negara Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini menyajikan berbagai kesaksian-kesaksian baik berupa rekaman, tayangan wawancara dan diskusi di mass media, maupun dalam sidang-sidang di Lembaga-Lembaga Negara – sampai kepada sumpah yang sudah mengatasnamakan “Demi Allah”. Masyarakat sampai kepada tahap kebingungan mana yang salah dan mana yang benar. Ada baiknya kita camkan tuntunan dalam agama Islam tentang hal-hal yang berkaitan dengan itu – baik dari Al Quran maupun Al-Hadis.

image

Bagi seorang muslim, diyakini bahwa: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya” (Surat Al Israa’ – ayat 36).

Karena manusia tidak bisa mengelak dari pertanggungjawaban, maka dalam pengadilan di akhirat nanti, ada saksi-saksi yang akan menunjukkan atau membuktikan kesalahan atau kebaikan yang dilakukan manusia dalam hidup ini. Agar kita lebih berhati-hati dalam hidup ini, melalui khutbah ini kita perlu membahas apa saja yang menjadi saksi atas setiap perbuatan yang kita lakukan. Paling tidak ada tiga hal yang menjadi saksi atas perbuatan manusia.

Saksi Pertama: Jasmani

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (Surat Yaasin – ayat 65).

“Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi terhadap apa yang telah mereka lakukan. Dan mereka berkata kepada kulit mereka, “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?”. (Kulit) mereka menjawab, yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang (juga) menjadikan segala sesuatu dapat berbicara, dan Dialah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepadaNya kamu dikembalikan.” (Surat Fushhilat – ayat 20-21).

Saksi Kedua: Bumi

“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang demikian itu) padanya.” (Surat Az-Zalzalah – ayat 4-5)

“Sesungguhnya berita bumi ialah bila ia mengemukakan persaksian terhadap setiap hamba laki-laki dan perempuan, tentang apa yang telah dikerjakannya di atas permukaannya. “Bumi mengatakan bahwa si Fulan telah mengerjakan ini dan itu pada suatu hari. Demikianlah yang dimaksud dengan beritanya.” (HR At-Tarmizi dan Ann-Nasa’I dari Abu Hurairah r.a).

“Hati-hatilah kalian terhadap bumi. Karena sesungguhnya bumi adalah ibu kalian. Sesungguhnya tiada seorang manusia pun yang melakukan sesuatu perbuatan di atasnya, apakah amal baik atau amal buruk, melainkan bumi pasti akan menceritakannya.” (HR Ath-Thabrani)

Saksi Ketiga: Allah SWT

“Tidaklah engkau perhatikan, bahwa Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tidak ada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tidak ada lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tidak ada yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia pasti ada bersama mereka dimana pun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari Kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” (Al-Mujaadilah – ayat 7).

Terpulang kepada kita, karena kita sangat yakin di Pengadilan Akhirat nanti – tidak ada satu pun yang bisa berbohong. Oleh karenanya, hiduplah sesuai tuntunan agama (Islam); jujurlah dalam hidup, karena semuanya harus kita pertanggungjawabkan.  Apalagi kalau sampai harus bersaksi di Pengadilan (dunia) atau forum-forum lainnya, karena disitu pun bersaksi pun sudah atas nama “Demi Allah Yang Maha Kuasa”….

Comments No Comments »

.

Systems Perspective

.

Kriteria Baldrige menyediakan perspektif kesisteman untuk mengelola organisasi dan proses-proses kuncinya guna mencapai hasil – keunggulan kinerja. Kriteria Baldrige dan sebelas Tata Nilai Inti membentuk building block dan mengintegrasikan mekanisme sistem organisasi. Sedangkan kesuksesan manajemen kinerja yang menyeluruh membutuhkan synthesis, alignment dan integration organisasi yang spesifik.

More…

Lihat Juga:

Tata Nilai dan Konsep Inti

Kriteria Baldrige

“A company is a multidimensional system capable of growth, expansion, and self-regulation. It is, therefore, not a thing but a set of interacting forces. Any theory of organization must be capable of reflecting a company’s many facets, its dynamism, and its basic orderliness. When company organization is reviewed, or when reorganizing a company, it must be loked upon as a whole, as a total system.”
Albert Low

Comments No Comments »

.

Focus on Results and Creating Value

.

Pengukuran kinerja organisasi perlu difokuskan pada hasil-hasil kunci (Key Results). Hasil-hasil tersebut harus difokuskan pada penciptaan dan penyeimbangan nilai untuk semua stakeholder – pelanggan, tenaga kerja, pemegang saham, pemasok, mitra, publik, dan komunitas. Dengan penciptaan nilai bagi seluruh stakeholder, organisasi membangun loyalitas dan kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi, serta berkontribusi kepada masyarakat.

read more…

Lihat Juga:

Tata Nilai dan Konsep Inti

Kriteria Baldrige

“Early bird may get the worm, but the second mouse gets the cheese.”

Comments No Comments »

Say No to KKN, Peace.