Archive for the “quality” Category

MENYUSUN STRATEGI IMPLEMENTASI TAHUN 2010

Jakarta (HIS-LCI) Konsisten menerapkan Kriteria Baldrige sejak Tahun 2005 dan konsisten pula ikut dalam Indonesian Quality Award (IQA) setiap tahun, PERUMNAS di Tahun 2010 ini menyusun strategi untuk optimasi pelaksanaannya agar dapat meningkatkan kinerja perusahaan melalui diskusi bersama Lembayung Center Indonesia pada hari Rabu Tgl 3 Maret 2010 bertempat di Ruang Banyumanik Wisma PERUMNAS Jl. D.I Panjaitan Jakarta.

Hasil keikutsertaan dalam IQA dalam lima tahun terakhir ini kelihatan fluktuatif dengan catatan kemajuan yang signifikan dialami di tahun terakhir. Daftar berikut dapat menjadi gambaran.

image

Tantangannya? Menurut pengalaman para pengguna kriteria di negeri asalnya, lima tahun pertama disebut sebagai “beginning implementation” – lima tahun berikutnya sebagai tahap “maturity”. Dekade berikutnya, organisasi tsb sudah siap-siap untuk “berjaya” di ajang “award” level nasional. Pas betul dengan PERUMNAS dalam kurun waktu seperti disebut di atas, tahun ini mestinya sudah “matang” dalam ber-Baldrige.

image

Caranya? Kembalilah “on the right track” dalam ber-Baldrige. Ikuti petunjuk yang sudah menjadi “pakem standar” bagi pengguna Baldrige dalam implementasinya di siklus tahun 2010 ini. Ada sepuluh langkah yang harus dilalui:

SEPULUH LANGKAH MEMULAI PROGRAM

1. Mengidentifikasikan Batas Organisasional;
2. Menunjuk 7 “Champion”;
3. Menetapkan format penilaian;
4. Menyusun Profil;
5 Memulai dengan Item 1.1;
6. Menyelesaikan Item lainnya;
7. Mengidentifikasikan Kekuatan dan Peluang untuk Perbaikan;
8. Menenetapkan Skala Prioritas;
9. Mengembangkan/Mengimplementasikan Rencana Tindakan Perbaikan;
10. Mengevaluasi/Memperbaiki Program dan Proses.

image

Kata berjawab, gayung bersambut sesuai rekomendasi dari Lembayung Center – langkah baru sudah akan diayunkan. Tanggal 30 Maret 2010 ini, Champion Team akan mulai “keroyokan” menyusun Profil Organisasional PERUMNAS Tahun 2010 – sebagai langkah pertama penyusunan Dokumen Aplikasi.

image

Mudah-mudahan ini menjadi Road Map Transformasi PERUMNAS mencapai Visi: “Menjadi pelaku utama penyedia perumahan dan permukiman di Indonesia”. Maju Terus Pantang Mundur – Sekali Layar Terkembang Pantang Surut ke Belakang”

Comments No Comments »

“BEDAH OFI” PLNQA 2009 – PLN PEMBANGKIT CILEGON

Cilegon (HIS-LCI) PT Perusahaan Listrik Negara mulai mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Cilegon (PLTGU Clg) sejak Kamis Tgl 11/5-2006. PLTGU berkapasitas total 740 megawatt itu ditargetkan menghemat pemakaian bahan bakar minyak senilai Rp 9,2 triliun. Untuk tahap awal, baru satu pembangkit bertenaga gas yang masuk ke sistem interkoneksi Jawa Bali. Dalam tahap ini, daya yang masuk ke sistem baru 60 MW. Daya ditingkatkan seiring dengan kestabilan sistem dan pasokan gas. PLTGU Cilegon berlokasi di Kabupaten Serang, Banten, mulai dibangun pada September 2004. PLTGU tersebut terdiri atas dua pembangkit turbin gas dan satu pembangkit turbin uap. Gas sisa pembakaran dari unit PLTG akan dipakai memanaskan air untuk unit PLTU. Setelah unit pertama beroperasi, unit kedua bisa masuk ke sistem, menyusul unit uap pada Agustus 2006.

image

Pembangkit ini dirancang untuk secara optimal digerakkan dengan gas. Kualitas gasnya sangat bagus sehingga solar untuk cadangan operasi juga dirancang hanya untuk keperluan lima hari. Berdasarkan perhitungan PLN, jika PLTGU Cilegon sudah beroperasi penuh, mulai tahun 2007 pemakaian solar akan terkurangi sebanyak 2 juta kiloliter dengan potensi penghematan Rp 9,2 triliun. Untuk suplai PLTGU Cilegon, PT PLN memperoleh kontrak gas dari China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) dan Perusahaan Gas Negara (PGN). Harga jual gas CNOOC sendiri berlaku tetap untuk jangka waktu kontrak 12 tahun sebesar 2,68 dollar AS per million metric British thermal unit (MMBTU). PLTGU Cilegon merupakan satu dari tiga proyek pembangkit skala besar yang dijadwalkan masuk di sistem Jawa-Bali. Sebelumnya, PLTU Cilacap (600 MW) sudah beroperasi Maret 2006. Sedangkan, PLTU Tanjung Jati B (1.200 MW) beroperasi awal Juni 2006.

image

Meskipun PLTGU Cilegon termasuk unit organisasi yang relatif baru, namun terhitung 2009 sudah langsung mengikuti PLNQA. Sesuai dengan kondisinya, harap dimaklum masih memiliki banyak OFI. Tidak patah semangat, Tim PLTGU Cilegon cepat bergerak untuk menyusun Action Plan yang ditargetkan selesai sebelum akhir Triwulan I tahun ini sesuai yang digariskan PLN Pusat. Bertempat di lokasi unit yang berada di Kecamatan Bojonagara Cilegon, bersama Lembayung Center, Hari Rabu dan Kamis Tgl 24 – 25 Februari 2009 “membedah OFI”. Kalau pada waktu menyusun dokumen Aplikasi tahun lalu, PLTGU Cilegon benar-benar melakukannya dengan “swadaya”, pada bedah OFI ini – mereka tak mau ketinggalan dari unit yang lain – dibantu oleh Lembayung Center.

Comments No Comments »

EMPAT UNIT KERJA PLN se-KALIMANTAN JUGA TINDAK LANJUTI PLNQA (PLN QUALITY AWARD) 2009 DI PONTIANAK

Pontianak (HIS-LCI) Seakan tidak mau kalah dengan unit PLN sebelumnya yang menggelar workshop Bedah OFI 2009, empat unit kerja PLN se-Kalimantan, masing-masing Wilayah Kaltim, Pikitring Kalimantan, Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, serta Wilayah Kalimantan Barat – ramai-ramai melaksanakan workshop “Bedah OFI PLNQA 2009” tgl 08-09 Februari 2010 di Pontianak. Tentu saja yang menjadi “tuan rumah” adalah PLN Wilayah Kalbar di bawah komando GM Bpk Widodo Budi Nugroho.

image

Sama seperti Workshop sejenis di tempat lain sebelumnya, sasaran membedah OFI (Opportunity for Improvement) menjadi AP (Action Plan), berhasil mendesain pola yang sama untuk bahan menyusun Action Plan yang Insya Allah akan dilakukan sepanjang Tahun 2010 paralel dengan RKAP Tahun Anggaran 2010 sebelum sibuk lagi menyusun Aplikasi Baldrige PLNQA putaran kedua di Tahun 2011 yad.

image

Pilihannya ada dua: diselesaikan kasus per kasus (parsial) sesuai identifikasi OFI setiap Item atau menyeluruh (komprehensif) sebagai tindakan “sapu jagat”. Bila diselesaikan dengan komprehensif, sesuai OFI yang dominan di Item (Kategori 1 s/d 6) Proses dan Item Hasil (Kategori 7) – ada dua AP yang bisa dibuat. Pertama menata proses yang sistematis melalui implementasi ISO 9000:2008 di Kantor Unit/Induk, dan kedua – menata Unit/Fungsi/Pejabat yang memiliki tugas utama menghimpun data dan informasi kinerja eksternal sebagai bahan untuk pembandingan. Kedua hal itulah yang sangat menonjol dalam OFI Tahun 2009.

clip_image001

 

image

Penunjukkan Fungsi Pengelolaan Data & Informasi Pembanding

Banyak sekali temuan bahwa organisasi belum memiliki cara yang sistematik dalam membandingkan berbagai indikator kinerja/hasil.

Gap:

Sistem Manajemen Kinerja organisasi yang meliputi desain, pengelolaan, dan perbaikan Hasil Kinerja Kunci untuk mengimplementasikan pengukuran sukses organisasional serta menuju keberlanjutan organisasional belum menggunakan cara yang sistematik.

Measures:

1. Persiapan dan Persetujuan Program dalam 2 bulan.

2. Identifikasikan seluruh Ukuran Kinerja Kunci dalam 1 bulan.

3. Desain restrukturisasi fungsi dalam organisasi dalam 3 bulan.

4. Implementasikan Sistem Pengelolaan Data & Informasi Pembanding

Langkah

Penanggung Jawab

Waktu

Bagaimana

1. Pengajuan Program dan Anggaran

M. Keu

Februari 2010

Alokasi dalam RKAP 2010

2. Pembentukan Tim

M. SDM

Maret 2010

Penerbitan SK GM

3. Persiapan dan Persetujuan Program dalam 1 bulan.

…..

…..

…..

4. Identifikasikan seluruh Ukuran Kinerja Kunci dalam 1 bulan.

…..

…..

…..

5. Desain restrukturisasi fungsi dalam organisasi dalam 3 bulan.

…..

…..

…..

6. Identifikasikan personil yang ditugasi mengemban tugas utama sesuai struktur baru.

…..

…..

…..

7. Implementasikan Sistem Pengelolaan Data & Informasi Pembanding.

…..

…..

…..

Comments No Comments »

Say No to KKN, Peace.