**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
JA slide show
 
Home MENYONGSONG ISO 9001:2015
MENYONGSONG ISO 9001:2015

 TAHAP FINAL REVISI ISO 9001

Final Draft International Standard – FDIS

Draf revisi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 telah disetujui pada pengambilan suara (voting) baru-baru ini.  Dokumen ini menuju tahapan akhir proses pengembangannya.  ISO 9001 mengalami revisi secara periodik seperti biasanya setiap 3-5 tahun guna memastikan agar selalu relevan dan mutakhir.  Edisi terbaru ini dengan menyajikan beberapa fitur perubahan penting akan terbit di Tahun 2015.

Dr Nigel Croft, Ketua Subkomite ISO yang merevisi ISO 9001 menerangkan perubahan-perubahan utama serta langkah-langkah berikutnya dalam revisi ini.  Draf terakhir (Draft International Standard – DIS) telah melalui pengambilan suara sesuai prosedur ISO dan mendapatkan hampir 90% suara setuju yang cukup untuk proses selanjutnya: (Final Draft International Standard – FDIS). Para akhli di Subkomite ISO merivisi standar dengan menggunakan seluruh komentar yang diterima selama pengambilan suara DIS guna menghasilkan draf final yang akan kembali di”voting”.  Begitu disetujui, standar tersebut akan langsung dipublikasikan.

“Kita berada di jalur yang benar, dan kita berada pada jadwal untuk mempublikasikannya” kata Dr Nigel Croft, Ketua Subkomite ISO yang merevisi standar.  Is menambahkan, “Versi baru sangat kuat dengan tiga konsep berbasis inti: pendekatan proses yang sangat berhasil pada standar versi 2008 dengan menekankan pada sistem proses menggunakan metodologi  “plan-do-check act” dan konsep inti ketiga yang baru dalam versi 2015 yaitu gagasan berbasis risiko (risk based thinking) yang bertujuan mencegah hasil yang tidak diinginkan.”  Sumber: Maria Lazarte www.iso.org 5 November 2014.

TAHAP DRAFT INTERNATIONAL STANDARD (DIS)

 

Sebagai satu Standar Manajemen Mutu yang paling populer dan paling banyak digunakan di dunia, ISO 9001 – sekarang sedang direvisi dan drafnya sekarang sudah bisa diperoleh. Saat ini sudah sampai pada tahap Draft International Standard (DIS), sebagai satu langkah kunci dalam proses revisi. Seperti halnya seluruh Standar ISO, ISO 9001 ditinjau ulang setiap lima tahun guna memastikan agar selau relevan dan mutakhir.

 

Pada tahap DIS ini, seluruh pihak yang berkepentingan dapat memberikan umpan balik yang akan dipertimbangkan sebelum diterbitkan sebagai draf final yang akan dipublikasikan menjelang akhir Tahun 2015.  Versi draf berupa DIS saat sudah dapat dibeli untuk dipelajari sebelum standar tersebut diterbitkan.  Perubahan utama dalam draf baru ini berkaitan dengan format dan peningkatan pentingnya mengenai risiko, termasuk: Struktur level utama yang digunakan disamakan dengan standar manajemen lain guna membantu perusahaan/organisasi yang mengimplementasikan lebih dari satu standar. Identifikasi Risiko dan Pengendalian Risiko sebagai persyaratan dalam standar. Persyaratan bagi Manajemen Puncak untuk berperan lebih aktif dalam menyelaraskan Kebijakan Mutu dengan kebutuhan bisnis, dan: Beberapa perubahan dalam terminologi.

 

Daftar Isi draf ISO 9001 Quality Management Systems — Requirements

·     Quality management systems — Requirements

·     Foreword

·      Introduction to this Committee Draft

·        Scope 

·      2   Normative references 

·     3   Terms and definitions 

·      4   Context of the organization 

·     5   Leadership 

·        Planning 

·     7   Support 

·     8   Operation

·       Performance evaluation

·     10 Continual improvement 

·     Bibliography

 

Annexes

·      Annex A Quality management principles

 

Sumber: Clare Naden – www.iso.org

----- 

 PERSIAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU 

25 TAHUN KE DEPAN
Oleh: Nigel H. Croft on 28 August 2012

Ketua: ISO/TC 176/SC 2, Quality systems

 

Ketika pertama kali dipublikasikan pada Tahun 1987, ISO 9001 secara konsisten menjadi serial standar ISO yang paling populer. Sekarang, setelah membangun sukses sepanjang 25 tahun, Komite Teknis ISO/TC 176, Manajemen Mutu dan Penjaminan Mutu, Subkomite SC 2, Sistem Mutu - sibuk menyusun landasan untuk standar manajemen mutu generasi berikutnya.  Pada saat merayakan “pesta perak” serial ISO 9000, mereka akan meninjau dan mendiskusikan event kunci ini dengan beberapa cara.  

 

Menikmati Hasilnya

Sebagai langkah awal, kita dapat menengok ke belakang tentang sukses standar ini dalam memajukan manajemen mutu (dan ISO!) di seluruh dunia.  Kita patut merayakan bahwa: ISO 9000 secara konsisten menjadi standar yang “best selling”; menjadi platform dan bahasa yang umum bagi organisasi untuk mendiskusikan mutu – dan, dengan mendefiniskan persyaratan dalam ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu yang memberi kepercayaan di level dasar menyangkut kemampuan organisasi untuk menghasilkan  produk yang sesuai, memfasilitasi perdagangan dunia.  Kita juga dapat bicara panjang lebar tentang bagaimana standar tsb telah membentuk basis untuk pengembangan sistem manajemen lain termasuk lingkungan, kesehatan dan keselamatan, keamanan informasi dan energi; dan bagaimana ISO 9001:2008  Sistem Manajemen Mutu - Persyaratan, dan ISO 9004:2009 Mengelola Sukses Organisasi yang Berkelanjutan – Pendekatan Manajemen Mutu, digunakan secara luas di sektor tertentu seperti ruang angkasa, telekomunikasi, edukasi, pemerintah daerah, dan layanan kesehata.  Selain merayakannya, dilihat juga masa depannya. Secara khusus, mari kita tinjau apa yang dilakukan ISO/TC176/SC 2 untuk memastikan bahwa standar ini terus menyajikan fondasi yang solid untuk manajemen mutu lebih dari 25 tahun.


Melihat ke depan

Visi ISO/TC 176/SC 2 menyangkut produknya (khususnya ISO 9001 dan ISO 9004) agar “diakui dan dihargai di seluruh dunia, serta digunakan oleh organisasi sebagai komponen integral inisiatif pengembangan yang berkelanjutan”.  Peran utama sistem manajemen mutu ini sebagai basis untuk komponen pertumbuhan ekonomi agenda yang berkelanjutan sudah sering ditinjau dengan perhatian pada tahun-tahun terakhir lebih difokuskan kepada elemen topik tentang integritas terhadap lingkungan dan ekuitas sosial (lihat Figure 1).

 

Kita tidak boleh lupa bahwa persyaratan standar ISO 9000 adalah untuk dan selalu untuk menjadi titik masuk yang dicari sebagian besar organisasi guna mengimplemtasikan berbagai sistem manajemen. Meskipun bukan merupakan suatu persyaratan, sertifikasi pihak ketiga untuk ISO 9001 tetap sebagai pendorong kunci. Karena kita melihat ke depan, penting untuk memastikan bahwa manajemen mutu dilihat lebih dari sekedar sertifikasi ISO 9001 dan sungguh membantu organisasi untuk mencapai sukses jangka panjang. Ini berarti bahwa memajukan mutu merupakan makna yang terdalam dari kata-kata, dan mendorong organisasi untuk lebih dari sekedar mematuhi sekumpulan persyaratan saja. Hal ini bisa dicapai dengan menyediakan linkages kepada penggunaan, contohnya, ISO 9004 serta standar sistem manajemen ISO lainnya. Translated by: HIS.

 

Gallery

Lembayung Center