**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
Home News
Berita Terbaru
KRITERIA BALDRIGE 2015-2016

MEMPERTIMBANGKAN NAMA BARU UNTUK

BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE

 

Baldrige Performance Excellence Program (BPEP) sedang mempertimbangkan perubahan nama Baldrige Criteria for Performance Excellence (Business/Nonprofit; Health Care; Education). Mereka mengharapkan masukan dalam mengambil keputusan akhir mengenai hal ini termasuk masukan nama baru untuk versi yang lebih pendek untuk Kriteria Baldrige.

Sudah lebih dari 26 tahun lamanya para pemimpin organisasional mengandalkan Kriteria Baldrige untuk membantu mereka mencapai tujuan, memperbaiki hasil, dan menjadi lebih kompetitif.  Untuk memastikan bahwa Kriteria Baldrige selalu merepresentasikan alat yang unggul mengenai praktik manajemen yang tervalidasi – mereka mengumpulkan masukan secara terus menerus guna menginformasikan evolusi Kriteria. Mereka mulai mensintesakan temuan-temuan dan mengidentifikasikan mana yang akan dimasukkan ke dalam Kriteria Th 2015-2016.

 

Untuk membangun body of knowledge ini, mereka juga mengundang Anda untuk menyampaikan jawaban atas pertanyaan di bawah ini: 

  • Apa lima tantangan strategis dan kompetitif paling utama yang dihadapi di organisasi Anda (atau terlihat dalam organisasi di mana Anda bekerja)?
  • Apa saran spesifik yang bisa ditindaklanjuti untuk memperbaiki Baldrige Criteria for Performance Excellence?

Masukan bisa disampaikan ke:  This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Selanjutnya masukan tersebut akan:

1. Dijadikan sebagai tema untuk revisi yang akan dilakukan. Mereka akan memuatnya dalam salah satu kolom dalam Insights, mengundang respons dan reaksi, serta merekonsiliasi rekomendasi yang bertentangan.
2. Dijadikan Draf Kriteria 2015-2016. Mengundang para ahli di komunitas Baldrige yang banyak mempengaruhi proses  pemikiran menuju penetapan tema guna berkontribusi terhadap atau me-review revisi.
3. Dikirimkan kepada Board of Overseers dan Judges' Panel (dua badan penasehat Program Baldrige) sebagai orang-orang yang komentarnya menghasilkan revisi signifikan atas Kriteria – untuk diberi komentar dan reaksi.
4. Dibuat Criteria for Performance Excellence (Business/Nonprofit Criteria) 2015–2016 versi final.
5. Diselaraskan Kriteria Edukasi dan Kriteria Layanan Kesehatan dengan Kriteria Bisnis/Nirlaba serta mengirimkannya kepada kelompok akhli untuk setiap sektor guna di-review.
 
KPKU BUMN 2014

Kementerian BUMN Tetap Gunakan KPKU Sebagai Alat Ukur

Kinerja BUMN

 

Kementerian BUMN melalui Deputi Infrastruktur Bisnis menggelar kegiatan Workshop Kriteria Penilaian Kinerja Unggul BUMN secara bertahap yang ditujukan kepada para Direksi Badan Usaha Milik Negara. Membangun kinerja yang unggul merupakan suatu tuntutan utama bagi suatu perusahaan dalam pencapaian kinerja finansial dan non finansial terbaik pada tingkat nasional maupun regional sebelum menjadi world class company” ujar Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Harry Susetyo pada saat membuka Workshop di Yogyakarta Jumat – 22 Agustus 2014.

Menurutnya, peluang untuk menjadi pemain regional bahkan pemain dunia dan berkinerja kelas dunia sangat terbuka lebar bagi BUMN manapun, sejauh BUMN tersebut mampu membangun fundamental dan tatanan kesisteman perusahaan yang kokoh dan powerful serta efektif dalam men-deliver strategi maupun program-program utama perusahaan.

 

Sementara Asisten Deputi Manajemen SDM Eksekutif BUMN Purnomo Sinar Hadi menyampaikan bahwa dalam kerangka peningkatan  kemampuan dan daya saing BUMN inilah, Kementerian BUMN memutuskan untuk  membangun dan mengimplementasikan sistem pengelolaan dan pengendalian kinerja BUMN berbasis Kriteria Penilaian Kinerja Unggul yang diadopsi dan diadaptasi dari Criteria For Performance Excellence. Dengan demikian ketika Kementerian BUMN menggunakan KPKU sebagai alat untuk mengukur Kinerja BUMN, maka kelak dapat mengetahui dimana posisi kinerja BUMN kita dibanding dengan perusahaan kelas dunia.” ujar Purnomo Sinar Hadi. (Sumber: www.bumn.go.id).

 
MBNQA 2014

22 APLIKAN – 9 LOLOS SITE VISIT

Sebanyak dua puluh dua peserta mengikuti Malcolm Baldrige National Quality Award 2014; terdiri dari dua perusahaan bisnis jasa, dua organisasi edukasi, 12 organisasi layanan kesehatan dan enam lembaga nirlaba. Berdasarkan persyaratan eligibility yang berlaku sejak Th 2012, para peserta sebelumnya sudah memenangi dulu excellence award di tingkat negara bagian/lokal atau program sektor spesifik berbasis Baldrige sebelum ikut di tingkat nasional. 

Para anggota Tim Baldrige Examiners (Penguji) akan mengevaluasi organisasi peserta berdasar tujuh kategori Baldrige Criteria for Performance Excellence 2013–2014: Leadership; Strategic Planning; Customer Focus; Measurement, Analysis and Knowledge Management; Workforce Focus; Operations Focus; and Results. Para Penguji akan me-review-nya serta menyusun laporan Strengths and Opportunities for Improvement organisasi tersebut secara rinci selama kurang lebih 1.000 jam.

 

Di akhir Agustus, Dewan Juri (Panel of Judges) menetapkan organisasi mana yang akan sampai kepada tingkat site visits guna verifikasi dan klarifikasi informasi-informasi di dokumen aplikasinya. Sembilan organisasi telah terpilih akan menjalani site visit oleh Dewan Juri Baldrige; terdiri dari: enam organisasi layanan kesehatan, dua dari organisasi nirlaba, dan satu organisasi bisnis jasa. Dari organisasi yang telah di”site-visit”, akan diseleksi lagi mana yang menjadi penerima Baldrige Award di akhir November 2014.

Sumber: BPEP - NIST

 
BANDUNG-CENGKARENG

EXECUTIVE BRIEFING, WORKSHOP & REVIEW

LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU TH 2014 

PT GARUDA INDONESIA (Persero), Tbk

Cengkareng Jakarta (LC200814). PT Garuda Indonesia (Persero) dengan Visi: ”Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.” dalam konteks penilaian kinerja BUMN berbasis KPKU (Kriteria Penilaian Kinerja Unggul) berada di kelompok C DEPUTI B.U. INFRASTRUKTUR DAN LOGISTIK dengan 28 BUMN lainnya. Setelah penyusunan LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU BUMN dan penilaiannya di Tahun 2013 membukukan skor 506. Insya Allah  di Tahun 2014 ini akan mengulang kerja sama serupa dengan Lembayung Center. Program akan diisi dengan EXECUTIVE BRIEFING, WORKSHOP PENYUSUNAN, dan REVIEW DRAF LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU BUMN TAHUN 2014. 

 

Executive Briefing dilaksanakan Hari Rabu Tgl 20 Agustus 2014 di tengah-tengah kesibukan Para Pemimpin Senior PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk menyelenggarakan RKSP (Rapat Koordinasi Staf Pimpinan). Didiskusikan Sejarah dan Latar Belakang terbitnya Kriteria Baldrige di Amerika Serikat yang kemudian diadopsi di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, kini dikenal program Indonesian Quality Award yang diselenggarakan oleh IQA Foundation dan Program Penilaian Kinerja KPKU (Kriteria Penilaian Kinerja Unggul) yang diwajibkan bagi seluruh BUMN di Indonesia oleh Kementrian BUMN sejak tiga tahun lalu. Prioritas fokus pembahasan adalah pemahaman para pemimpin senior terhadap KPKU yang berbasis Kritaria Baldrige.  

 

Dua hari sebelumnya, yakni Tgl 18-19 Agustus 2014 - di tempat yang sama, dilaksanakan workshop Penyusunan Laporan Implementasi KPKU BUMN Tahun 2104 untuk para anggota Champion Team

Prioritas fokus pembahasan adalah penyusunan Profil Organisasi PT Garuda – Jawaban atas pertanyaan APA & SIAPA – serta identifikasi hasil yang harus dilaporkan di Kategori 7 yang menjadi tugas para Champion TeamSelanjutnya mengisi Kuesioner Kategori 1 s/d 6 dengan mengisi identifikasi Sistem/Metode/Proses guna mengisi kisaran nilai ADLI (Approach-Deployment-Learning-Integration). Masing-masing anggota Tim yang telah ditunjuk untuk menyusun draf laporan - punya waktu sekitar satu pekan sebelum drafnya di-review untuk dibuat laporan final.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 28

Gallery

Lembayung Center