**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
JA slide show
 
Home
KPKU PT PLN (Persero) UNIT INDUK PEMBANGUNAN PAPUA
Jakarta (110616). Melalui serangkaian kontak awal antara PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan XIV dengan Lembayung Center, akhirnya disepakati Tim Champion KPKU melakukan Workshop Penyusunan Laporan Implementasi KPKU Tahun 2016 bertempat di Kantor Perwakilannya di Jl. Tirtayasa IX No 12 Kebayoran Baru Jakarta Tgl 08 sampai dengan 10 Juni 2016.

Dalam workshop tersebut dibahas:

OVERVIEW KPKU: Sejarah dan Latar Belakang; Memulai Program dan Menyusun Laporan Implementasi; Kriteria Penilaian Kinerja Unggul 2015. PETUNJUK MERESPONS KPKU TAHUN 2015-2016 (KRITERIA BALDRIGE 2013-2014): Bagian I: Profil Organisasi; Bagian II: Kesisteman; Bagian III: Hasil-HasilPENYUSUNAN LAPORAN BAGIAN I PROFIL ORGANISASI. PENYUSUNAN BAGIAN II KESISTEMAN: KATEGORI 1. KEPEMIMPINAN; KATEGORI 2. PERENCANAAN STRATEGI; KATEGORI 3. FOKUS PADA PELANGGAN; KATEGORI 4. PENGUKURAN, ANALISIS, DAN PENGELOLAAN PENGETAHUAN; KATEGORI 5. FOKUS PADA TENAGA KERJA; KATEGORI 6. FOKUS PADA OPERASI; PENYUSUNAN BAGIAN III HASIL: KATEGORI 7. HASIL-HASIL USAHA.

Setelah cukup bekal pemahaman tentang KPKU 2016, tugas berat selanjutnya adalah menyusun Laporan Implementasi KPKU 2016 PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Tahun 2016 dengan target telah diunggah ke dalam SILM paling lambat pada akhir Juni 2016 sesuai dengan pedoman yang diterbitkan Kepala Satuan Kinerja Korporat No. 0008/SKK.01.01/SPKK/2016 Tgl 13 Januari 2016 Perihal: Implementasi KPKU Unit Tahun 2016. Selamat Berjuang.....

 

 
DISBALI INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM
Denpasar (LCI-160716). Tgl 14 dan 15 Juli 2016, Tim Perancang Disbali IMS mengadakan Workshop Pengembangan Daftar Induk Dokumen Referensi & Daftar Induk Dokumen Catatan bertempat di Ruang Bougenville Kantor PT PLN (Persero) Distribusi Bali.  Langkah ini dilakukan setelah seluruh Prosedur dalam Disbali IMS selesai di-review – yang menurut kalkulasi terakhir berjumlah 54 (lima puluh empat) Prosedur yang kemudian dihimpun menjadi Integrated Procedure Manual.
Yang menjadi dasar penyusunan ini adalah:

Spec PAS 99:2012 Nomor: 3.12 yang mendefinisikan Informasi Terdokumentasi: Informasi yang perlu dikendalikan dan dipelihara oleh organisasi dan media yang memuat isinya. CATATAN 1: Informasi terdokumentasi bisa dalam berbagai format dan media serta dari berbagai sumber. CATATAN 2 Informasi terdokumentasi dapat mengacu kepada: • Sistem manajemen termasuk proses terkait; • Informasi yang dibuat untuk operasi organisasi (dokumentasi); • Bukti hasil yang dicapai (catatan).

Nomor 7.5.1 Umum - yang mempersyaratkan:

Organisasi informasi terdokumentasi SMT harus meliputi:

a)    Deskripsi ruang lingkup sistem manajemen termasuk SSM yang diimplementasikan;

b)    Pernyataan kebijakan dan sasaran organisasi;

c)  Pedoman sistem (berbasis elektronik atau kertas), menguraikan elemen-elemen utama sistem manajemen dan interaksinya, termasuk kebijakan umum, proses-proses dan prosedur serta referensi  dokumen terkait;

d)  Prosedur terdokumentasi dan catatan yang dipersyaratkan SSM yang diimplementasikan organisasi (berbagai disiplin bisa memiliki persyaratan spesifik untuk membuat catatan yang diperlukan untuk alasan regulasi, asuransi dlsb);

e)  Dokumen yang diperlukan oleh organisasi guna memastikan efektivitas perencanaan, operasi dan pengendalian atas proses-proses.

 

***** 

Read more...
 
INTEGRATED MANAGEMENT SYSTEM PT PLN (Persero) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA
Ciawi- Bogor (LCI-020616). Melengkapi kebutuhan Auditor Internal IMS PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya, diselenggarakan Pelatihan Auditor Internal IMS Angkatan II bertempat di Hotel Bumi Tapos Ciawi Bogor selama tiga hari pada Tanggal 30 Mei 2016 s/d 01 Juni 2016.

Sesuai dengan persyaratan berbagai Standar Manajemen yang diintegrasikan oleh PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dalam Disjaya IMS – wajib hukumnya pelaksanaan Auditor Internal.  Untuk pelaksanaannya Audit Internal dilakukan oleh “Auditor Internal yang Terlatih”.  Acuan yang digunakan adalah Standar Internasional ISO 19011.

 

Materi Pelatihan bersumber kepada persyaratan yang dituangkan dalam Standar ISO tersebut:

Pendahuluan - 1 Ruang Lingkup - 2 Referensi Normatif - 3 Istilah dan Definisi - 4 Prinsip Auditing.

5 Mengelola Program Audit: 5.1 Umum; 5.2 Menetapkan Sasaran Program Audit; 5.3 Menetapkan Program Audit; 5.4 Implementasi Program Audit; 5.5 Memonitor Program Audit; 5.6 Review dan Perbaikan Program Audit.

6 Melaksanakan Audit: 6.1 Umum; 6.2 Menginisiasi Audit; 6.3 Mempersiapkan Aktivitas Audit; 6.4 Melaksanakan Aktivitas Audit; 6.5 Mempersiapkan dan Mendistribusikan Laporan Audit; 6.6 Menyelesaikan Audit; 6.7 Melaksanakan Tindak Lanjut Audit.

7 Kompetensi dan Evaluasi Auditor: 7.1 Umum; 7.2 Menetapkan Kompetensi Audit Guna Memenuhi Kebutuhan Program Audit; 7.3 Menetapkan Kriteria Evaluasi Auditor; 7.4 Menyeleksi Metode Evaluasi Auditor yang Cocok; 7.5 Melaksanakan dan Memperbaiki Kompetensi Auditor; 7.6 Memelihara dan Memperbaiki Kompetensi Auditor.

Lampiran A (informatif) Petunjuk dan Contoh Ilustratif Pengetahuan dan Ketrampilan Disiplin Khusus Auditor.

Lampiran B (informatif) Petunjuk Tambahan untuk Merencanakan dan Melaksanakan Audit. 

 
KPKU PT PLN (Persero) DISTRIBUSI JAKARTA RAYA
 
Jakarta (LCI210516). Mengamankan arahan PLN Pusat melalui Kepala Satuan Pengendalian Kinerja Korporat mengenai Implementasi KPKU Unit Tahun 2016, termasuk target skor KPKU hasil asesmen – PLN Distribusi Jakarta Raya melaksanakan Workshop Penyusunan Laporan KPKU 2016 bertempat di Museum Listrik TMII pada Tanggal 18-19-20 Mei 2016.

 

Workshop dimaksud diselenggarakan dengan susunan jadwal dan materi:

HARI PERTAMA TGL 18 MEI 2016: 1. PEMBUKAAN: Registrasi, Pembukaan, Arahan Manajemen; 2. OVERVIEW KPKU: Sejarah dan Latar Belakang, Memulai Program dan Menyusun Laporan Implementasi, Kriteria Penilaian Kinerja Unggul 2013-2014. 3. PETUNJUK MERESPONS KPKU TAHUN 2016 (Kriteria Baldrige 2013-2014): Bagian I Profil Organisasi, Bagian II Proses, Bagian III: Hasil-Hasil.               

HARI KEDUA TGL 19 MEI 2016: PENYUSUNAN LAPORAN BAGIAN I PROFIL ORGANISASI: P.1 Gambaran Umum Perusahaan, P.2 Situasi Perusahaan. PENYUSUNAN LAPORAN BAGIAN II KESISTEMAN: KATEGORI 1. KEPEMIMPINAN: 1.1. Kepemimpinan Senior, 1.2. Tata Kelola dan Tanggung Jawab Kemasyarakatan; KATEGORI 2. PERENCANAAN STRATEGI: 2.1 Pengembangan Strategi, 2.2 Implementasi Strategi. KATEGORI 3: FOKUS PADA PELANGGAN: 3.1 Suara Pelanggan, Sub Kategori 3.2 Engagement/Keterikatan Pelanggan.

 

HARI KETIGA TGL 20 MEI 2016: KATEGORI 4. PENGUKURAN, ANALISIS, DAN PENGELOLAAN PENGETAHUAN: 4.1 Pengukuran, Analisis, dan Peningkatan Kinerja Perusahaan, 4.2 Pengelolaan Informasi, Pengetahuan, dan Teknologi Informasi. KATEGORI 5. FOKUS PADA TENAGA KERJA: 5.1 Lingkungan Tenaga Kerja, 5.2 Keterikatan (Engagement) Tenaga Kerja. KATEGORI 6 FOKUS PADA OPERASI: 6.1 Proses Kerja, 6.2 Efektivitas Operasional. PENYUSUNAN LAPORAN BAGIAN II HASIL-HASIL: KATEGORI 7 HASIL-HASIL USAHA: 7.1 Kinerja Produk dan Proses, 7.2 Kinerja Fokus Pelanggan, 7.3 Kinerja Fokus Tenaga Kerja, 7.4. Kinerja Kepemmipinan dan Tata Kelola. 7.5. Kinerja Keuangan dan Pasar.

Workshop patut disadari baru pada tahap awal dalam penyusunan Laporan Implementasi KPKU Tahun 2016 PLN Disjaya.  Untuk mencapai target skor 578 di Tahun diperlukan peningkatan Komitmen dan Dukungan Para Pemimpin Senior, Kerja Keras para anggota Champion Team serta mekanisme kerja berbasis Sistem – bukan “Sinten”.

 

 


Page 4 of 26

Gallery

Lembayung Center