**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
JA slide show
 
Home
KPKU PT BIO FARMA

KIAT MENGHADAPI SITE VISIT  kpku

pt bio farma tahun 2015

Bandung (LCI111115) Siap-siap menghadapi Assessment KPKU Th 2015, PT Bio Farma mempersiapkan jajarannya – khususnya Para Pemimpin Senior dengan menyelenggarakan diskusi bertajuk: “KIAT MENGHADAPI SITE VISIT KPKU PT BIO FARMA TAHUN 2015” bertempat di Gedung Serba Guna Jl Pasteur Bandung pada Tanggal 10 November 2015.
 

Bersama Lembayung Center - KIAT MENGHADAPI SITE VISIT KPKU BUMN dibagi dalam tiga Sesi: Petunjuk Perencanaan,  Persiapan, Partisipasi, dan Tindak Lanjut: (1) Tahap Pra Site Visit, (2) Tahap Site Visit, (3) Tahap Pasca Site Visit.

 *****
REVIEW & FINALISASI LAPORAN KPKU pt bio farma  tahun 2015

 

Bandung (LCI111115) Diawali dengan PENDAMPINGAN KPKU PT BIO FARMA TAHUN 2015 TAHAP 1: PENYUSUNAN LAPORAN bertempat di Hotel Aston Tropicana Jl Cihampelas Bandung pada Tgl 07 s/d 09 Oktober 2015, kemudian dilanjutkan dengan tahap berikutnya berupa REVIEW DAN FINALISASI PENYUSUNAN LAPORAN KPKU TAHUN 2015 dengan mengadakan workshop di Hotel Novotel – Bogor pada Tgl 26-27-28 Oktober 2015 yang dilajutkan dengan finalisasi bertempat di Kantor PT Bio Farma Jl Pasteur Bandung pada Tgl 02-03 November 2015.

 

Tersedia waktu sekitar seminggu bagi Champion Team PT Bio Farma untuk menyempurnakan penyusunan Laporan Implementasi KPKU Th 2015 sebelum dilaporkan kepada Evaluator Eksternal sebagai bahan persiapan Assessment yang rencananya akan dilaksanakan Hari Senin s/d Jum’at Tgl 9 s/d 13 November 2015. PT Bio Farma akan tunduk sebagai BUMN yang harus menyampaikan laporan umpan balik asesmen implementasi KPKU Tahun 2015 secara elektronik melalui Portal Financial Information System (fis.bumn.go.id). Laporan tersebut memuat pernyataan asesor, OFI dan skor KPKU yang harus disampaikan paling lambat akhir Desember tahun 2015. Sekali lagi, dalam rangka menghadapi Assessment Implementasi KPKU Th 2015, Bio Farma harus lebih siap tahun ini guna meningkatkan pencapaian skor 422,75 di Tahun 2014. Selamat Berjuang!

 

****** 

Read more...
 
PERANCANGAN DISJAYA IMS

  

 

(LCI-171115) Melewati tiga masa jabatan General Manager, PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang terhitung mulai Tgl 28 Agustus 2013 ketika dalam Rapat Kerja Ketiga Tahun 2013 - tema yang diusung adalah “Kita Ciptakan Manajemen Mutu Terintegrasi Untuk Mencapai Kinerja Ekselen”. Ketika itu yang menjabat sebagai GM adalah Bpk Sulastio. Dilanjutkan dengan masa kepemimpinan GM Bpk Heryanto – yang pada Tgl 19 Januari 2015, mengumpulkan para Pemimpin Senior se PLN Disjaya di Auditorium Museum Listrik TMII Jakarta untuk berkomitmen mulai merancang Integrated Management System.  Ramai-ramai tanda tangan sebagai bukti komitmennya.

Berlanjut di masa kepemimpinan GM PLN Distribusi Jakarta Raya Bpk Syamsul Huda yang secara resmi menyatakan bahwa bersamaan dengan Hari Listrik Nasional ke 70 Tgl 27 Oktober 2015, Sistem Manajemen Terpadu yang diberi nama: Disjaya Integrated Management System (Disjaya IMS) mulai diimplementasikan.  Ditandai dengan penandatanganan pernyataan “Soft Launching” di halaman gedung kantor Jl MIR Rais di bilangan Gambir – resmilah sudah Sistem Manajemen yang mengintegrasikan enam Standar/Kriteria ini berlaku.

 

Untuk melengkapi kesiapan implementasinya, diselenggarakan “Super Executive Briefing” mengenai “progress” Disjaya IMS untuk para Pemimpin Senior se Disjaya pada Tgl 16 November 2015 bertempat di Ruang Batavia Lantai 10 Kantor Disjaya.  Acara ini semakin relevan karena sudah banyak pergantian jabatan - baik yang keluar maupun masuk sebagai salah satu bentuk dinamika perusahaan.  Meskipun memakan waktu yang relatif lama, namun patut dicatat bahwa PLN Disjaya adalah unit yang pertama di jajaran organisasi PT PLN (Persero) yang berhasil merancang dan mengimplementasikan Integrated Management System sesuai amanat SK Direksi PLN No.014 Tgl. 21 Januari 2010 Perihal Pedoman Pelaksanaan PLN Management System (PLN-MS) di Lingkungan PT PLN (Persero) menyusul anak perusahaan sudah lebih awal merancang, mengimplementasikan – bahwa memperoleh sertifikasi IMS.  Siapa menyusul?

                                                                                                                                  *****

Read more...
 
PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk
Jakarta (LCI-220515) Kimia Farma adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda tahun 1817. Nama perusahaan ini pada awalnya adalah NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Berdasarkan kebijaksanaan nasionalisasi atas eks perusahaan Belanda di masa awal kemerdekaan, pada tahun 1958, Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, sehingga nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma (Persero). Pada tanggal 4 Juli 2001, PT Kimia Farma (Persero) kembali mengubah statusnya menjadi perusahaan publik: PT Kimia Farma (Persero) Tbk – (“KAEF”).

Berbekal pengalaman selama puluhan tahun, Perseroan telah berkembang menjadi perusahaan dengan pelayanan kesehatan terintegrasi di Indonesia. Perseroan kian diperhitungkan kiprahnya dalam pengembangan dan pembangunan bangsa, khususnya pembangunan kesehatan masyarakat Indonesia. Sejalan dengan kebijakan implementasi KPKU (Kriteria Penilaian Kinerja Unggul) di lingkungan BUMN sejak Tahun 2012,  KAEF untuk ketiga kalinya dalam Tahun 2015 ini bersiap lebih awal dalam mengimplementasikannya.  Tidak kurang dari 35 peserta mewakili seluruh jajaran perusahaan – termasuk anak perusahaan – mengikuti “Kiat Menghadapi Site Visit” yang diselenggarakan Hari Kamis Tanggal 21 Mei 2015 bertempat di Ruang Rapat Soekaryo Jl. Veteran No. 9 Jakarta Pusat.  Dibuka oleh Bpk Pujianto - Direktur Umum dan Human Capital, acara diisi dengan diskusi intensif sampai dengan pkl. 16.30 WIB.

Beberapa hal yang “crucial” dalam implementasi KPKU di KAEF di antaranya adalah langkah pertama dalam “Mengidentifikasikan Batas Organisasional”  menurut proses baku dalam implementasi Baldrige sbb: 

SEPULUH LANGKAH MEMULAI PROGRAM: 1). Mengidentifikasikan Batas Organisasional. 2). Menunjuk 7 “Jawara”. 3). Menetapkan format penilaian. 4). Menyusun Profil  5). Memulai dengan Item 1.1 6). Menyelesaikan Item lainnya. 7). Mengidentifikasikan Kekuatan dan Peluang untuk Perbaikan 8). Menenetapkan Skala Prioritas.  9). Mengembangkan/ Mengimplementasikan Rencana Tindakan, dan 10). Mengevaluasi/Memperbaiki Proses.

 

Langkah # 1:Identifikasi Batas Satuan Organisasi Yang Dinilai bertujuan:

Memastikan ruang lingkup area assessment

* Data dan informasi konsisten dikumpulkan dari area tersebut

* Champion (“Jawara”) dan anggota tim mewakili area tersebut

 

    Perlu disepakati di awal penyusunan Laporan: menentukan apakah Self Assessment and Action Planning dan Implementasi selain meliputi keseluruhan organisasi, unit, subunit, divisi, dan bagian – termasuk juga “Anak Perusahaan” atau tidak?  Hal ini penting untuk mengklarifikasikan apa yang termasuk dan apa yang tidak termasuk dalam Laporan dan Evaluasi Implementasi KPKU. (Akta Perusahaan sebagai Badan Hukum dan Bagan Struktur Organisasi merupakan alat yang bermanfaat dalam penentuan).

 
PT JASA MARGA CABANG PALIKANCI
PELATIHAN AUDIT INTERNAL BERBASIS ISO 19011:2011
 
Cirebon (LCI301415) Mempertimbangkan semakin berkurangnya tenaga Auditor Internal di jajaran Jasa Marga Cabang Palikanci – sementara implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dan Sistem Manajemen K3 berbasis OHSAS 18001:2007 berjalan terus bahkan menjelang habisnya masa berlakunya sertifikat.  Sekaligus dalam rangka memenuhi kebutuhan kompetensi, JM Palikanci dengan persetujuan Jasa Marga Pusat, menyelenggarakan pelatihan Audit Internal selama 4 hari mulai Tgl 27 s/d 30 April 2015 bertempat di Aula JM Palikanci Jl. Raya Cirebon Kuningan KM 8 Ciperna - Cirebon 45171 dengan 20 peserta.
 
Pelatihan dipatok dengan Target Kompetensi:  Mencetak Auditor Internal yang menguasai bidang mutu (ISO 9001) dan K3 (OHSAS 18001) dengan level mampu membuat analisis yang lebih kompleks, me-review implementasi sistem, menjadi role model, dan menyelesaikan isu dengan efektif.
 
MATERI DAN JADWAL PELATIHAN

HARI PERTAMA

1.     PEMBUKAAN:   Registrasi; Pembukaan; Arahan Manajemen; Pre Test.

2.     OVERVIEW AUDIT INTERNAL: Ruang Lingkup; Referensi Normatif; Istilah dan Definisi.

3.     OVERVIEW ISO 9001: ISO dan Standar ISO; Family ISO 9000; ISO 9001:2008.

4.   OVERVIEW OHSAS 18001: ISO dan BSI; Standar OHSAS; Family OHSAS; OHSAS 18001:2007.

HARI KEDUA

5.     PRINSIP-PRINSIP AUDITING: Enam Prinsip Audit.

6.  PENGELOLAAN PROGRAM AUDIT: Umum; Sasaran Program Audit; Menyusun Program Audit; Melaksanaan Program Audit; Memonitor Program Audit; Meninjau dan Menyempurnakan Audit; Studi Kasus SM JM Palikanci.

HARI KETIGA

7. PELAKSANAAN AUDIT: Inisiatif Audit; Persiapan Audit; Pelaksanaan Kegiatan Audit; Penyusunan Laporan Audit; Penyelesaian Audit; Tindak Lanjut Audit; Studi Kasus SM JM Palikanci.

8.  KOMPETENSI DAN EVALUASI AUDITOR: Menetapkan Kompetensi Auditor; Menetapkan Kriteria Evaluasi Auditor; Menentukan Metode Evaluasi Auditor; Melaksanakan Evaluasi Auditor; Memelihara Kompetensi Auditor.

HARI KEEMPAT

9.     PRAKTIK AUDIT: Audit Dokumen; Audit Implementasi; Penyusunan Laporan Audit.

10. PENUTUPAN: Post Test; Langkah/Program Tindak Lanjut.

 

Pelatihan ditutup oleh General Manager JM Palikanci Teddy Rosady Hari Kamis Tgl 30 April 2015 tepat Pk 15.30.
Read more...
 


Page 4 of 27

Gallery

Lembayung Center