**** VISI: Menjadi Pusat Pembelajaran Sistem Manajemen Kinerja Berbasis Kriteria Baldrige di Indonesia. **** MISI : Membantu organisasi untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan kinerja dengan menyediakan produk dan layanan buku referensi, pelatihan, workshop, konsultasi, seminar dan assessment Sistem Manajemen Kinerja berbasis Kriteria Baldrige guna mencapai keunggulan organisasi. **** TATA NILAI : Mengutamakan Integritas dan Profesionalisme.
JA slide show
 
Home
KPKU PT BIO FARMA (Persero)
HASIL EVALUASI IMPLEMENTASI KRITERIA PENILAIAN KINERJA UNGGUL (KPKU) TAHUN 2012 - 2016
 

Bandung (260317). Kementerian BUMN telah menetapkan bahwa KPKU wajib dilaksanakan oleh seluruh BUMN. Untuk memenuhi kewajiban tersebut dan sejak Tahun 2012 PT Bio Farma (Persero) telah memulai dengan melakukan evaluasi kinerja berbasis KPKU.  Selanjutnya pada Tahun 2016 yang lalu, Direksi PT. Bio Farma (Persero) telah  menetapkan kembali Tim Penyusun dan Tim Evaluator Internal Laporan Implementasi KPKU melalui Keputusan Direksi Nomor: 00013/DIR/I/2016 Tanggal 4 Januari 2016, dimana tugas dari Tim Penyusun adalah mengkaji kembali hasil penilaian KPKU tahun sebelumnya sebagai persiapan dalam penyusunan Laporan Implementasi KPKU sedangkan tugas dari Tim Evaluator Internal adalah melakukan evaluasi atas penyusunan Laporan Implementasi KPKU dan Review Tindak Lanjut (RTL) atas Laporan Umpan Balik KPKU dari Kementerian BUMN.

Sejak tahun 2012, implementasi KPKU PT Bio Farma (Persero) telah dievaluasi oleh Forum Ekselen BUMN (FEB) KBUMN dan untuk Tahun 2016 ini  merupakan tahun kelima  dilakukannya evaluasi atas  implementasi KPKU tersebut. Dengan dilakukannya evaluasi atas implementasi KPKU, diharapkan PT Bio Farma (Persero) dapat meningkatkan kinerjanya sehingga dapat berkompetisi dengan pesaing di pasar dalam negeri dan pesaing di luar negeri (pasar global).

Melalui serangkaian program  workshop yang terstruktur, mulai dari: WORKSHOP PENYUSUNAN LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU TAHUN 2016; WORKSHOP FINALISASI LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU 2016; KIAT MENGHADAPI SITE VISIT ASESMEN KPKU TAHUN 2016 - PT Bio Farma (Persero) membukukan hasil yang sangat menggembirakan. Hasil atas Evaluasi Implementasi KPKU PT. Bio Farma (Persero) dari Tahun 2012 s.d 2016 oleh Forum Ekselen BUMN (FEB) KBUMN tersaji dalam grafik di atas.


*****
 
KPKU PT KIMIA FARMA (Persero) Tbk

WORKSHOP PENYUSUNAN LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU 2016

Bandung (120117). Kegiatan penyusunan Laporan Implementasi KPKU BUMN PT Kimia Farma (Persero), Tbk  Tahun 2016 workshop-nya dilaksanakan Tgl 10-11 Januari 2017 di Hotel Ruby Syariah Bandung. Acara dihadiri oleh Tim Penyusun yang diketuai Elisa Nainggolan. Pendampingan oleh Lembayung Center diwakili oleh Iskandar Sadikin.

Acara diisi dengan Rapat Persiapan dan Pendampingan KPKU BUMN PT Kimia Farma (Persero) Tahun 2016 berbasis KPKU BUMN 2015/Kriteria Baldrige 2013-2014.  Hasilnya adalah arahan dan pemahaman draf laporan yang terdiri dari tiga bagian. Bagian 1 Profil Perusahaan; Bagian 2 Kesisteman; dan Bagian 3 Hasil.  Laporan ini mrupakan kewajiban yang harus diserahkan kepada Penyelenggara KPKU BUMN untuk dijadikan dasar Asesmen.

*****

REVIEW PENYUSUNAN LAPORAN IMPLEMENTASI KPKU 2016

Jakarta (190117). Setelah sibuk menyusun Laporan Implementasi KPKU Tahun 2016 dengan mengadakan workshop di Bandung, PT Kimia Farma (Persero) Tbk melanjutkannya dengan bersiap-siap menghadapi Site Visit Asesmen KPKU BUMN Th 2016 yang akan dilakanakan Hari Senin s/d Jum’at Tgl 2327 Januari 2017.

Acara diisi dengan Quick Review atas draf LAPORAN IMPLEMENTASI TAHUN 2016 (KPKU BUMN 2015 - Berbasis Kriteria Baldrige 2013-2014).  Review dilaksanakan di Kimia Farma Learning Center Jl. Cipinang Cempedak I No 36 Jakarta. Hasilnya adalah banyak “tersisa kewajiban” untuk menyusun laporan final yang terdiri dari tiga bagian. Bagian 1 Profil Perusahaan; Bagian 2 Kesisteman; dan Bagian 3 Hasil.  Laporan ini menjadi “starting point” asesmen KPKU BUMN Th 2016.

 

Pelajaran berharga dari proses penyusunan Laporan KPKU Tahun 2016 ini antara lain adalah: 1. Tim Penyusun (Champion Team) perlu diperkuat dengan perwakilan  fungsi-fungsi yang ada di Kaef (Kimia Farma) sehingga lengkap "sumber informasi" yang diperlukan dan digunakan untuk menyusun Laporan termasuk perlu ada "writer/operator" yang "full time". 2. Jadwal acara dan penyusunan Laporan ditata secara lebih sistematis lagi berupa langkah-langkah: a. Pemahaman pertanyaan-pertanyaan KPKU, b. Workshop Penyusunan Draf Laporan, c. Review draf Laporan.  Kalau perlu ditambah dengan "Kiat Menghadapi Site Visit" khusus bagi Para Pemimpin Senior".  Next time better.....

*****

Read more...
 
BALDRIGE 2017-2018
2017-2018 BALDRIGE EXCELLENCE FRAMEWORK AND CRITERIA (BUSINESS/NONPROFIT) TELAH TERBIT

Bandung (LCI121216). Baldrige Performance Excellence Program telah menerbitkan Baldrige Excellence Framework Tahun 2017-2018 untuk sektor Bisnis/Nirlaba. Revisi dibanding edisi sebelumnya (Tahun 2015-2016) dimaksudkan untuk digunakan sebagai penuntun kepemimpinan dan praktik-praktik kinerja mutakhir yang telah divalidasi. Kriteria Baldrige 2017-2018 memperbaharui fokus kepada: pengelolaan risiko cybersecurity atas data, informasi, dan sistem serta pemahaman atas peran manajemen risiko dalam perspektif sistem manajemen kinerja organisasional.

 

Selanjutnya, Program Baldrige akan menerbitkan Baldrige Excellence Framework Tahun 2017-2018 untuk sektor Edukasi dan Layanan Kesehatan serta Baldrige Excellence Builder di bulan Januari 2017 yad. Excellence Builder berisi pertanyaan-pertanyaan kunci untuk memperbaiki kinerja organisasi. Juga di dalamnya disajikan pendahuluan atas kerangka kerja Baldrige dan bisa digunakan untuk self-assessment dengan menggunakan persyaratan-persyaratan keunggulan yang paling penting. Baik digunakan sebagai petunjuk pembentukan sistem manajemen kinerja yang terintegrasi maupun untuk mengukur kemajuan, Baldrige juga membantu organisasi melakukan inovasi dan melakukan perbaikan – apapun sektor dan ukuran organisasinya. Selanjutnya mari kita lanjutkan pembelajaran tentang sistem manajemen kinerja berbasis Kriteria Baldrige bersama Lembayung Center.

*****

Perubahan dibanding Kerangka Kerja Keunggulan Baldrige 2015-2016 

Revisi memiliki satu tujuan yang menyeluruh: agar Kerangka Kerja dan Kriteria merefleksikan praktik kepemimpinan dan kinerja yang mutakhir dan tervalidasi

Read more...
 
PT JASA MARGA (Persero)

 PENYUSUNAN INTEGRATED PROCEDURE MANUAL (IPM) JM WAY

Jakarta (LCI-250117). Setelah PT Jasa Marga (Persero)  berhasil menyusun Sistem Kerja (Work System), Diagram Konteks (Context Diagram), dan Prosedur (Procedure) dalam JM Way - tahap selanjutnya adalah menyusun Pedoman Prosedur Terpadu (Integrated Procedure Manual). Sebelum menyusun Pedoman Prosedur Terpadu - perlu diyakini bahwa Prosedur yang telah dirancang, telah memenuhi persyaratan-persyaratan Integrated Management System (IMS). 

Pelatihan dimulai dengan pemahaman atas peryaratan-persyaratan IMS mengenai penyusunan Integrated Procedures Manual pada Hari Senin dan Selasa Tgl 23-24 Januari 2017 bertempat di Jasa Marga Development Center (JMDC) Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Sebagai praktik di hari kedua dilakukan penyusunan dan review draf IPM berupa: Bab I LEMBAR KENDALI yang terdiri dari Lembar Sampul, Daftar Isi, Daftar Distribusi, Daftar Status Revisi, Daftar Istilah dan Singkatan. Pekerjaan rumah bagi para anggota Tim Perancang JM WAY adalah: Menuntaskan Prosedur Yang Belum Selesai, Mencetak (Print) Prosedur Yang Sudah Selesai, Menandatangankan Prosedur Yang Sudah Dicetak, Menyerahkan Prosedur Yang Sudah Ditandatangani Ke Sekretariat Tim Perancang, Mulai Menghimpun Fisik (Hard Copy/Soft Copy) Dokumen Referensi Dan Dokumen Catatan Yang Sudah Teridentifikasikan Dalam Setiap Prosedur.

Setelah mengikuti serangkaian Workshop berupa Pelatihan, Review, dan Konsultansi - peserta diharapkan dapat mengenal, memahami, mendalami, merancang, dan menyempurnakan, serta mengimplementasikan  persyaratan-persyaratan  IMS dalam Prosedur dan mulai menyusun Pedoman Prosedur Terpadu (Integrated Procedure Manual)“Pekerjaan Rumah” Tim Perancang JM Way adalah: Menuntaskan Prosedur Yang Belum Selesai;  Mencetak (Print) Prosedur Yang Sudah Selesai;  Menandatangankan Prosedur Yang Sudah Dicetak; Menyerahkan Prosedur Yang Sudah Ditandatangani Ke Sekretariat Tim Perancang; Mulai Menghimpun Fisik (Hard Copy/Soft Copy) Dokumen Referensi Dan Dokumen Catatan Yang Sudah Teridentifikasikan Dalam Setiap Prosedur.

*****

PENYUSUNAN DOKUMEN REFERENSI & DOKUMEN CATATAN JM WAY

 

Jakarta (LCI-270117). Langkah berikut dalam Program Perancangan JM Way yang merupakan Integrated Management System Pengelolaan Jalan Tol PT Jasa Marga (Persero), Tbk – adalah penyusunan Dokumen Referensi dan Dokumen Catatan.  Sesuai dengan persyaratan Sistem Manajemen yang mengharuskan:

Organisasi informasi terdokumentasi SMT harus meliputi: a) Deskripsi ruang lingkup sistem manajemen termasuk SSM yang diimplementasikan; b)  Pernyataan kebijakan dan sasaran organisasi; c) Pedoman sistem (berbasis elektronik atau kertas), menguraikan elemen-elemen utama sistem manajemen dan interaksinya, termasuk kebijakan umum, proses-proses dan prosedur serta referensi  dokumen terkait; d) Prosedur terdokumentasi dan catatan yang dipersyaratkan SSM yang diimplementasikan organisasi (berbagai disiplin bisa memiliki persyaratan spesifik untuk membuat catatan yang diperlukan untuk alasan regulasi, asuransi dlsb); e) Dokumen yang diperlukan oleh organisasi guna memastikan efektivitas perencanaan, operasi dan pengendalian atas proses-proses. 

 

Pelatihan dilangsungkan bertempat di Jasa Marga Development Center Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Jakarta pada Hari Rabu dan Kamis Tgl 25-26 Januari 2017.  Dalam pelatihan ini dilangsungkan workshop perancangan format DIDR (Daftar Induk Dokumen Referensi) dan DIDC (Daftar Induk Dokumen Catatan). “Pekerjaan rumah” Tim Perancang JM Way adalah mengisi DIDR dan DIDC yang jumlahnya identik dengan jumlah Prosedur dalam Integrated Procedure Manual – yang pada posisi teakhir berjumlah 113 (seratus tiga belas). 

***** 

Read more...
 


Page 4 of 27

Gallery

Lembayung Center